Kamis, 19 Desember 2019

Pamerkan Produk Unggulan di Festival Ekonomi Kerakyatan, Ini Kata Kepala Kampung Bina Bumi

Tulangbawang,  Tubapost -- Kampung Bina Bumi Kecamatan Meraksa Aji Kabupaten Tulangbawang turut berpartisipasi menampilkan produk-produk unggulan yang merupakan hasil dari usaha kreatif mandiri masyarakat setempat pada perayaan festival ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif yang digelar di lapangan etanol Banjar Agung pada, Selasa (17/12/2019) lalu. 

Adapun produk unggulan yang di pamerkan meliputi makanan sehat hasil olahan sendiri diantaranya, keripik singkong, opak, keripik pisang dan lain-lain.

Kepala Kampung Bina Bumi, Sudarjo mengatakan, dengan adanya program usaha kreatif mandiri yang merupakan bentuk kepedulian dari pemerintah daerah ini tentu akan sangat berpengaruh bagi perkembangan perekonomian masyarakat. 

"tentu melalui program ini kampung kami akan lebih mandiri lagi, bantuan 20 juta yang sudah dikucurkan oleh Pemda Tulangbawang saat ini sudah di kembangkan di sektor pertenakan dan pertanian yang langsung dikelola oleh masyarakat setempat," ucap Sudarjo di sela-sela acara berlangsung. 

Ia menambahkan, untuk pemanfaatan bantuan tersebut kini telah berjalan dan langsung dikelola oleh berbagai kelompok diantaranya, PKK Bina Kreasi yang bergerak dibidang Budidaya ayam potong, Muslimat N. U yang bergerak dibidang budidaya ikan lele, dan Bina Muda bergerak dibidang tanam singkong.  

"semoga dengan adanya segala upaya ini dapat lebih meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat sehingga dapat terwujud masyarakat yang sejahtera. tak lupa kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tulangbawang kamipun berharap kedepan bantuan yang sama dapat kembali dikucurkan karena ini sangat bermanfaat dan membantu bagi masyarakat," imbuhnya.

Diketahui dalam perayaan festival ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif yang diikuti usaha kreatif mandiri dari 151 kampung dan kelurahan dan instansi maupun OPD dilingkup pemkab Tulangbawang dihadiri langsung oleh Bupati Tulang Bawang Hi. Winarti, SE MH di dampingi petingi-petinggi di Kabupaten setempat. (Roby) 


Sabtu, 23 November 2019

Manfaatkan Dana Desa Bangun Berbagai Infrastruktur, Jaeni Dahlan : Semuanya Demi Kemajuan dan Kenyamanan Masyarakat

Bangunan Gazebo sebanyak enam unit di obyek wisata embung, bangunan icon tiyuh tugu macan, bangunan MCK umum satu unit,(Foto:Ist)
Tulangbawangbarat, Tubapost-Memanfaatkan Dana Desa (DD) 2019, Tiyuh Gilang Tunggal Makarta Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tulangbawang Barat kini kian maju dan berkembang terutama di bidang infrastruktur.

Dengan kucuran dana desa yang merupakan bantuan pemerintah pusat, Tiyuh Gilang Tunggal Makarta membangun berbagai infrastruktur sesuai usulan dan keinginan masyarakat melalui musyawarah, RKP, dan APBT.

Kepala Tiyuh Gilang Tunggal Makarta, Jaeni Dahlan mengatakan, sebagai upaya pemerataan pembangunan ditiyuh setempat, dengan menggunakan dana desa pada tahun 2019 dimanfaatkan untuk membangun delapan jenis pembangunan infrastruktur fisik yang kini telah berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan.

Bangunan lapangan volly satu unit, pengadaan lampu jalan sebanyak 350 unit, dan pembangunan gorong-gorong,(Foto/Ist)
"pembangunan berbagai infrastruktur dengan memanfaatkan dana desa semuanya demi kemajuan dan kenyamanan masyarakat. Supaya dapat memberikan kemudahan dalam melakukan aktifitas sehari-hari," ucap Jaeni diruang kerjanya, Jumat, (22/11/2019).

Selama menjadi Kepala Tiyuh, lanjutnya, ia terus berupaya memaksimalkan penggunaan dana desa maupun bantuan pemerintah lainnya untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat. Dengan tujuan akhir, Tiyuh Gilang Tunggal Makarta terus maju dan berkembang sehingga berimbas pada meningkatnya taraf hidup masyarakat sekitar.

“Kami memanfaatkan program dana desa sebaik-baiknya sesuai dengan prosedur yang telah di tetapkan. Agar kelak pembangunan itu bermanfaat bagi masyarakat. sebab, jika bangunan yang kokoh dan terjamin kualitasnya maka masyarakatpun yang akan menikmati manfaatnya," imbuhnya.

Tak hanya itu, penyerapan dana desa di tiyuh ini selain dibidang fisik. juga di realisasikan dibidang pemberdayaan, pembinaan PKK, Karang Taruna, Posyandu, peningkatan kapasitas aparatur tiyuh dan lain-lain.

Salah satu Masyarakat setempat, Umar Haris mengatakan, dirinya mengapresiasi kinerja dan ketransparanan dalam penggelolaan dana pemerintah pada kepemimpinan Jaeni Dahlan selaku Kepala Tiyuh Gilang Tunggal Makarta.

“Menurut saya Kepala Tiyuh Jaeni Dahlan selama masa kepemimpinan beliau telah sukses membangun berbagai fasilitas umum di Tiyuh ini. Kami sangat merasakan kemajuan pembangunan di Tiyuh ini. Juga memberikan kemudahan dalam melaksanakan aktifitas kami sehari-hari, sebab apa yang dibangun semuanya sesuai dengan keinginan dan usulan kami selaku masyarakat ditiyuh ini," ungkapnya bahagia.

Berikut Pebangunan Tiyuh Gilang Tunggal Makarta Menggunakan dana desa tahun 2019 :

Tahap pertama :
1. pengadaan lampu jalan untuk masyarakat sebanyak 350 unit.
2. pembangunan gorong-gorong di RK 3 RT 11 Satu unit.

tahap kedua :
1. Pembangunan lapangan volly satu unit.
2. Pembangunan MCK umum satu unit.
3. Pembangunan tugu icon tiyuh ( tugu harimau).

Tahap ketiga :
1. Pembangunan gazebo di obyek wisata embung sebanyak enam unit.
2. Bantuan jambanisasi untuk warga miskin sebanyak 80 unit
3. Pemasangan pavingblok 300 meter. (Roby)


Kamis, 12 September 2019

Kampung Bawang Tirto Mulyo Gelar Turnamen Volly Ball Antar Kampung

Kepala Kampung Bawang Tirto Mulyo, Samudi foto bersama dengan tamu undangan.
Tulangbawang, Tubapost -- Dalam Rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 10 Kampung Bawang Tirto Mulyo menggelar lomba open turnamen Volly ball antar kampung yang di buka pada, Rabu malam (11/9/19).

Hadir dalam acara tersebut, Camat Banjar Baru Erwan sah, SE, MM, kepala kampung Kahuripan Dalam Roswati, kepala kampung Balai Murni Jaya Yukanan, Ketut Kasub Indra jaya anggota DPRD praksi PDI, dan Holil Anggota DPRD praksi PAN. 

Dalam sambutannya, Kepala Kampung Bawang Tirto Mulyo, Samudi mengatakan, terimakasih atas kehadiran seluruh tamu undangan maupun para atlet yang mengikuti turnamen ini, di jelaskan samudi, selain bentuk syukur atas bertambahnya usia kampung, even ini juga sengaja di gelar atas usulan dan keinginan masyarakat.

Tournamen volly ball saat sedang berlangsung

"mengingat di kampung ini memang banyak pemuda yang gemar berolahraga. Maka dari itu kami sepakat sesuai sengan permintaan para warga untuk menggelar tournamen ini, semoga melalui kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara kita semua, saya ucapkan selamat bertanding dan jaga sportifitas," ucap Samudi dalam sambutan nya.

Sementara Masyarakat setempat, Nyoman Sugi Angga (35) merasa senang dengan adanya kegiatan yang di adakan di kampung Bawang Tirto Mulyo, karena menurutnya selain menjadi sarana olahraga ajang ini juga sekaligus untuk mencari bakat bagi pemuda penggemar olahraga.

"alhamdulillah kami selaku masyarakat sangat mensuport acara seperti ini, sebab sangat menghibur dan memang telah lama di nanti-nantikan oleh para pemuda yang gemar berolahraga di kampung ini," ucap Nyoman dengan nada bahagia.

Adapun hadiah yang disediakan untuk para pemenang kompetisi nanti nya telah untuk Juara pertama Rp. 5.000.000, juara kedua Rp. 3.000.000, juara ketiga Rp.2.000.000. (Roby)

Rabu, 28 Agustus 2019

Warga Perumnas Griya Nuansa Harapkan Penambahana Gardu Listrik Baru

Tulangbawang, Tubapost.co-- Warga RT 04 RW 01 Perumahan Griya Nuansa (PGN) Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang, sangat mengharapkan penambahan Gardu Listrik baru.
Pasalnya, Daya Listrik di Perumahan mereka kerap turun drastis, sehingga dampaknya banyak alat elektronik warga rusak, seperti AC, kulkas, kipas angin jadi korban naik turunnya tegangan listrik tidak stabil.
Ketua RT setempat, Akmaludin mengatakan sebagai upaya dari permasalahan tersebut masayakat setempat telah mengadakan musyawarah dan memutuskan mengajukan permohonan untuk penambahan gardu listrik kepada pihak terkait.
"alhamdulillah, terkait keluhan masyarakat disini, sebelumnya sudah pernah disampaikan pada Tim 1 Opal PLN pada tanggal 16 agustus 2019 yang lalu. Tim Tersebut menyarankan untuk mengajukan Permohonan Ke Manager PLN cabang Menggala, oleh karennya masyarakat sepakat untuk mengajukan permohonan" ucap nya, Rabu (28/8/19).
“Hal ini juga sudah saya sampaikan ke Kelurahan, Alhamdulillah langsung segera di tindaklanjuti oleh Pak Musolli selaku Pimpinan Kelurahan Menggala Selatan, dengan mengirimkan Surat yang di Tujukan Kepada Manager PT. PLN (Persero) Uip. Menggala dengan Nomor surat: 100/506/VIII/TB/2019 Perihal Permohonan Penambahan Gardu PLN,” tandasnya. (Roby)

Rabu, 21 Agustus 2019

Rehabilitasi Ruang Kelas SD N 02 Bangun Jaya diduga Asal Jadi dan Jadi Bahan Bancakan

Rehabilitasi Ruang Kelas sebanyak tiga Ruang bersumber dari DAK tahun 2019 SDN 02 Bangun Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat 
diduga asal jadi dan menjadi bahan bancakan oleh oknum kepala sekolah dan panitia rehabilitasi sekolah, 



Tulangbawang Barat -- Rehabilitasi Ruang Kelas sebanyak tiga Ruang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan waktu pengerjaan 120 Hari dengan jumlah pagu Anggaran Rp.320.205.409 Tahun anggaran 2019 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Bangun Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat 

diduga asal jadi dan menjadi bahan bancakan oleh oknum kepala sekolah dan panitia rehabilitasi sekolah, Selasa (20/8/19).


Rehabilitasi Ruang Kelas sebanyak tiga Ruang bersumber dari DAK tahun 2019 SDN 02 Bangun Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat 
diduga asal jadi dan menjadi bahan bancakan oleh oknum kepala sekolah dan panitia rehabilitasi sekola


Pasalnya, saat beberapa media turun di lokasi kegiatan tersebut, ditemukan ada beberapa bahan material yang digunakan disinyalir tidak sesuai dengan RAB yang telah ditentukan. 

diantaranya, seperti pengguaan besi dengan ukuran yang lebih kecil dari sebagaimana mestinya.Tak hanya itu, mengenai formasi adukan semen dan pasir untuk pemasangan bata di duga sengaja menggunakan adukan yang tak sesuai sebagaimana mestinya dengan cara melebihi ketentuan yang ada.

Kecurangan tersebut dibeberkan oleh beberapa nara sumber selaku tukang/pekerja yang enggan disebut namanya menjelaskan, perihal tekhnis pengerjaan rehabilitasi ruang kelas tersebut mereka (tukang, red) diperintahkan oleh pihak sekolah untuk menggunakan besi dengan ukuran yang bervariasi seperti besi ukuran 12 kes di campur denga besi ukuran 12 banci dan besi kolom cincin menggunakan ukuran 8 banci serta jarak kolom cincin pada tiyang coran dengan jarak 20 hingga 24 CM.

Rehabilitasi Ruang Kelas sebanyak tiga Ruang bersumber dari DAK tahun 2019 SDN 02 Bangun Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat 
diduga asal jadi dan menjadi bahan bancakan oleh oknum kepala sekolah dan panitia rehabilitasi sekola



"kalau kami hanya sebatas pekerja pak, terkait penggunaan material kami menerima material yang dibelikan langsung oleh pihak panitia dan sekolah, selain itu, terkait adukan semen kami hanya menjalankan intruksi dari mereka serta jarak kolom cincin semua tiyang coran kami di intruksikan menggunakan ukuran 20-24 CM ," beber tukang kepada awak media.

Sementara hingga berita ini di terbitkan, kepala sekolah  maupun pihak panitia belun bisa di konfirmasi lantaran saat di sambangi yang beesangkutan sedang tidak ada di tempat. (Roby/Tim)

Senin, 05 Agustus 2019

Wujudkan Lingkungan Bersih dan Tertata, Masyarakat Perumnas Gria Nuansa Gelar Kegiatan Gotong Royong Rutin


Tulangbawang, tubapost -- Bertujuan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan tertata, masyarakat Perumnas Gria Nuansa Rt. 04 Rw. 01 Lingkungan Gunung Sakti Kelurahan Menggala Selatan Kecamatan Menggala Kabupaten Tulangbawang melaksanakn kegiatan gotong royong rutin, Minggu (4/8/19).

Adapun kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan pada minggu pertama setiap bulan dan telah berjalan selama 14 bulan terakhir.

"Alhamdulillah sejauh ini antusias masyarakat setempat sangat luar biasa untuk mengikuti gotong royong yang selama ini kita gaungkan, tidak lain tujuan utama kita untuk mempererat tali silaturahmi antar warga setempat demi terwujudnya lingkungan yang bersih dan kompak," ucap Rt. Setempat Akmaludin di sela-sela kegiatan gotong royong berjalan.

Dari pantauan media di lapangan, selain membersihkan semak belukar, warga juga antusias membenahi jembatan jalur penghubung antar RT yang telah lapuk dimakan usia.

"kegiatan kita pada hari ini selain membersihkan semak belukar yang ada, masyarakat juga bergotong royong untuk memperbaiki jembatan yang telah rusak. Alhamdulillah kegiatan hari ini membuahkan hasil yang baik, semoga kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan seterusnya," imbuh Akmaludin Rt. Setempat.

Sementara tokoh masyarakat setempat, Febriansyah mengapresiasi atas kekompakan dan semangat warga untuk mengikuti kegiatan gotong-royong yanh di selenggarakan.

"Alhamdulillah, warga kita disini semuanya siap bergotong royong dan saking kompak. Jika lingkungan bersih, maka warga menjadi sehat dan lingkungan enak dilihat," ujar Febriansyah. (*)

Minggu, 04 Agustus 2019

Penyerapana DD 2019, Kampung Kekatung Bangun Berbagai Infrastruktur

Wujud realisasi Dana Desa Tahun 2019 kampung Kekatung (Foto Doc. Ist)
Tulangbawang, tubapost - Fasilitas Infrastruktur memilik peran penting sebagai salah satu akses demi kelancaran roda penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Keberadaan infrastruktur yang memadai tentunya sangat diperlukan. Sarana dan prasarana fisik, atau sering disebut dengan infrastuktur merupakan bagian yang tak terpisahkan demi kemajuan daerah tentunya masuk sistem pelayanan masyarakat.
Atas dasar itu, tentu peran pamong dan aparat kampung serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam kearifan dalam penggunaan dana desa yang telah difasilitasi oleh pemerintah untuk tercapainya pembangunan yang merata ditingkat bawah.
Seperti halnya di Kampung Kekatung Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulangbawang melalui kucuran dana desa tahun anggaran 2019 pada pencairan tahap pertama sebanyak 20 persen, salah satunya di realisasikan dengan membangun gorong-gorong sebanyak tiga unit yang terletak di tiga tempat yaitu, dusun Suka Maju, dusun Mandala, dusun Mandala Jaya.
"Alhamdulilah Semua itu bisa berjalan karena ada kepedulian dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah melalui program DD / ADD terhadap kemajuan di kampung kami, tentu segala bentuk kegiatan dan pembangunan yang dikerjakan itu semua sesuai dengan keinginan masyarakat yang di tampung melalui musyawarah bersama beberapa waktu sebelum kegiatan dimulai," ucap Sambudi Kepala Kampung Kekatung, Minggu (4/8/19).
Lebih jauh Sambudi menjelaskan, di pencairan tahap kedua sebanyak 40 persen pada tahun ini akan di realisasikan ke berbagai pembangunan infrastruktur seperti pembangunan pagar balai kampung, taman olahraga, jalan usaha tani, dan pembuatan sumur bor.
"mudah – mudahan dengan adanya pembangunan berbagai infrastruktur dapat membantu dan bermanfaat serta sesuai dengan harapan masyarakat, oleh karenanya kami selaku  pengemban amanah dari masyarakat akan semaksimal mungkin memberikan yang terbaik demi terwujudnya pembangunan yang memuaskan," imbuh Sambudi.
Dikatannya, selain mengutamakan keinginan masyarakat, dalam sistem kerjanya pun selalu di terapkan kedisiplinan dan penuh rasa tanggung jawab agar bisa mengayomi dan menjalin hubungan baik antara pemerintahan kampung dengan masyarakat.
"Hal tersebut diterapkan agar dalam pembangunan sarana prasarana akan cepat terwujud sesuai yang diharapkan. Dalam pengerjaan pembangunan fisik maupun nonfisik anggaran yang di gelontorkan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah semaksimal mungkin akan di alokasikan dengan sesuai harapan khususnya bagi masyarakat kampung Kekatung," tutup Sambudi. (Roby)

Tuntut Keadilan, Sejumlah Awak Media Surati DPRD Tuba

TubaPost, Tulang Bawang - Buntut kekecewaan sejumlah awak media yang bekerja sama dengan Diskominfo akhirnya melayangkan surat yang ditunjuk...