![]() |
| SMKN 1 Rawa Jitu Selatan |
Masing masing kepala pemerintahan atas dasar edaran Mendikbud diatas mengeluarkan kebijakan mulai tanggal 16 Maret pembelajaran dilaksanakan dari rumah melalui Daring.
Perubahan proses pembelajaran Konvensional (tatap muka di sekolah) menjadi pembelajaran Daring yang mendadak bukan hal yang mudah untuk dilaksanakan, semua perlu persiapan baik guru, siswa maupun satuan pendidikan atau sekolah.
"Alhamdulillah pada bulan Agustus 2020 Daerah Tulang Bawang khususnya Rawajitu dinyatakan oleh Tim Gugus Tugas masuk dalam Zona hijau yang artinya boleh melaksanakan proses belajar tatap muka di sekolah dengan mematuhi SOP protokol kesehatan yang sudah ditetapkan," ucap Kepala SMKN 1 Rawajitu Selatan Elisa Sri Laksni., M.M. di ruang kerjanya (19/11/2020).
Masa Pandemi Covid - 19 belum berakhir, lanjut wanita yang dikenal ramah senyum ini menjelaskan, tetapi proses kegiatan belajar mengajar di SMKN 1 Rawajitu Selatan tetap berjalan.
Lebih jauh ia menjelaskan, dunia pendidikan, terutama di SMKN 1 Rawajitu Selatan harus bisa beradaptasi dengan kebiasaan terbaru ditengah kondisi pandemi Covid - 19.
Dikatakannya, hingga saat ini proses kegiatan belajar mengajar di SMKN 1 Rawajitu Selatan masih berjalan kondusif, dilaksanakan dengan cara DARING dan LURING dengan terus mengedepankan kesehatan, mengikuti protokol kesehatan.
"Kita akui bersama bahwa belajar dengan tatap muka di sekolah lebih efektip dari pada belajar daring, di sekolah anak dapat bersosialisasi dengan teman dan guru, dan banyak materi yang tidak bisa dilakukan dengan daring, praktik disiplin, pembentukan karakter disekolah sangat di butuhkan peserta didik," katanya.
Di akhir kalimatnya, ia berharap semoga wabah Covid-19 semoga secepatnya berlalu dan kembali seperti sediakala.











