Sabtu, 20 Juli 2019

Wujud Realisasi Dana Desa, Kampung Sidodadi Bangun Jamban Sebanyak 73 Titik

Tulangbawang, Tubapost.com -- Program Sanitasi Pembuatan Jamban merupakan salah satu wujud ralisasi penyerapan Dana Desa tahun anggaran 2019 di kampung Sidodadi Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulang Bawang, Sabtu (20/7/19).
Selain bentuk penyerapan dana desa, program ini juga sebagai wujud aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat yang menginginkan sarana jamban yang memadai dengan tujuan demi meningkatnya kebersihan dan kesehatan para warga kampung setempat.

Kepala Kampung Sidodadi, Suparjan Supeno mengatakan program ini diberikan kepada Masyarakat sebanyak 73 titik . 

"saya berharap masyarakat kampung Sidodadi tidak ada lagi yg menggunakan Jamban Cemplung, sehingga dapat tercipta hidup sehat dengan Lingkungan yang bersih," ucap Suparjan

Selain itu Program Bantuan kepada Masyarakat ini juga ditunjang dengan swadaya masyarakat yang mendapat bantuan program tersebut dan membudayakan sistem Gotong Royong.

Disisi lain, salah satu warga setempat, Mugiono mengucapkan rasa terimakasih sekaligus mengapresiasi atas kinerja pemerintahan kampung Sidodadi yang terus mengutamakan keinginan masyarakat sehingga terciptanya pembangunan yang sesuai dengan usulan para warga.

"terimakasih saya ucapkan kepada pemerintahan kampung Sidodadi dalam cara penggelolaan yang sangat terbuka terhadap warga, semoga dengan adanya bernagai fasilitas umum dapat membantu bagi para warga di kampung kami," ucap mugiono. (Roby)

Wujud Realisasi Dana Desa, Kampung Sidodadi Bangun Jamban Sebanyak 73 Titik

Wujud Realisasi Dana Desa, Kampung Sidodadi Bangun Jamban Sebanyak 73 Titik
Tulangbawang, kejarfakta.co -- Program Sanitasi Pembuatan Jamban merupakan salah satu wujud ralisasi penyerapan Dana Desa tahun anggaran 2019 di kampung Sidodadi Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulang Bawang, Sabtu (20/7/19).
Selain bentuk penyerapan dana desa, program ini juga sebagai wujud aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat yang menginginkan sarana jamban yang memadai dengan tujuan demi meningkatnya kebersihan dan kesehatan para warga kampung setempat.

Kepala Kampung Sidodadi, Suparjan Supeno mengatakan program ini diberikan kepada Masyarakat sebanyak 73 titik.

"saya berharap masyarakat kampung Sidodadi tidak ada lagi yg menggunakan Jamban Cemplung, sehingga dapat tercipta hidup sehat dengan Lingkungan yang bersih," ucap Suparjan

Selain itu Program Bantuan kepada Masyarakat ini juga ditunjang dengan swadaya masyarakat yang mendapat bantuan program tersebut dan membudayakan sistem Gotong Royong.

Disisi lain, salah satu warga setempat, Mugiono mengucapkan rasa terimakasih sekaligus mengapresiasi atas kinerja pemerintahan kampung Sidodadi yang terus mengutamakan keinginan masyarakat sehingga terciptanya pembangunan yang sesuai dengan usulan para warga.


"terimakasih saya ucapkan kepada pemerintahan kampung Sidodadi dalam cara penggelolaan yang sangat terbuka terhadap warga, semoga dengan adanya bernagai fasilitas umum dapat membantu bagi para warga di kampung kami," ucap mugiono. (Roby/Adv)

Kamis, 18 Juli 2019

Manfaatkan DD Dan ADD Tiyuh Tri Tunggal Jaya Bangun Berbagai Infrastruktur


Selasa, 09 Juli 2019

Masyarakat Desa Sungai Buaya Dambakan Pembangunan Berbagai Fasilitas, Ini Yang di Sampaikan Kepala Desa M. Alia Muis



Kepala Desa Sungai Buaya M. Alia Muis foto. Doc. Tubapost

Mesuji, tubapost.com -- Harapan terwujudnya desa yang semakin maju dan berkembang serta memiliki berbagai sarana fasilitas umum  tentu menjadi suatu impian bagi masyarakat pada umumnya, seperti halnya dengan masyarakat Desa Sungai Buaya  yang mendambakan di bangunya berbagai sarana fasilitas umum bahkan sebagai icon di wilayah tersebut, Senin (8/7/19).

Hal sedemikian di Sampaikan langsung oleh Kepala Desa Sungai Buaya, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji M. Alia Muis yang berencana akan membangun Taman syorga (sarana olahraga. red) di desa setempat.

Dengan mamanfaatkan lokasi lahan sebanyak dua hektare. bersama pihak nya dirinya optimis membangun berbagai fasilitas untuk masyarakat Rawa Jitu Utara khusus nya bagi warga setempat.

Kondisi Masjid yang dibutuhkan bantuan dari pemerintah untuk proses perenovasian
"kedepan kita rencanakan membangun taman syorga (taman sarana olahraga) hal tersebut tentu sebagai upaya untuk memenuhi keinginan masyarakat sekaligus sebagai salah satu cara untuk mendongkrak perekonomian bagi warga di desa ini," ucap M. Alia Muis

Lebih jauh, dirinya mengharapkan dukungan serta bantuan baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah kabupaten Mesuji demi terwujudnya program tersebut sesuai dengan harapan masyarakat.

"kepada pemerintah pusat maupun daerah kabupaten mesuji kami sangat mengharapkan suport serta bantuan untuk mendukung beberapa fasilitas yang kita rencanakan demi perkembangan desa serta mendukung para pemuda yang gemar olahraga sekaligus sebagai taman rekreasi bagi para warga," harapnya.

"sebagai pintu gerbang rawa jitu utara kami juga sangat mengharapkan pemerintah memberikan bantuan untuk perenovasian sarana ibadah (masjid. Red) yang sudah ada namun dalam kondisi seadanya, selain itu  masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani juga mengharapkan akses jalan yang memadai guna memberikan kemudahan untuk proses transportasi saat musim panen tiba," tutup nya. (*)

Senin, 08 Juli 2019

Gapoktan Sumber Tani Harapkan Bantuan Jalan Usaha Tani

Ketua Gapoktan Budi Saptanto (kiri), Bendahara Gapoktan Sumber Tani, Jumika (bertopi) saat foto bersama di depan lokasi persawahan. Foto Doc. Istimewa

Mesuji, tubapost.com -- Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Sumber Tani Desa Sumber Makmur, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji harapkan bantuan Jalan Usaha Tani (JUT).

Pasalnya, selama ini para petani di desa setempat mengalami kesulitan jika saat musim panen terlebih pada saat musim hujan tiba.

"sejauh ini jika musim panen tiba kami cukup kesulitan untuk mengangkut hasil panen, terpaksa kami memilih jasa ojek yang membutuhkan biaya yang cukup merogoh kocek. terlebih jika musim hujan turun jalanan sangat susah untuk dilalui otomatis biayapun menjadi lebih mahal," keluh seorang petani saat ditemui dilokasi persawahan.

Sementara Ketua Gapoktan Sumber Tani Budi Saptanto, berharap adanya bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah melalui dinas terkait di kabupaten Mesuji untuk di bangunnya akses jalan yang memadai melalui bantuan berupa jalan usaha tani.

"dengan penuh harapan, kami berharap adanya bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah untuk program jalan usaha tani. Tentunya dengan kondisi jalan yang memadai sangat membantu  para petani baik dari mobilisasi maupun perekonomian," ungkap Budi saat diwawancara awak media, Minggu (7/7/19).

Lebih jauh Budi mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan berkordinasi dengan dinas pertanian Mesuji guna terwujudnya keinginan para petani di desanya.

"akan segera kita ajukan permohonan tentang bantuan tersebut, semoga apa yang menjadi impian masyarakat dapat terwujud sebab mayoritas berprofesi sebagai petani," imbuhnya.

Harapan senada juga di sampaikan oleh Bendahara Gapoktan Sumber Tani Jumikan, tentang adanya bantuan program tersebut yang menjadi dambaan bagi para petani.

"mewakili seluruh para petani yang ada di desa ini kami sangat berharap adanya bantuan itu, sekaligus kami ucapkan terimkasih atas segala fasilitas yang telah diberikan pemerintah terhadap kami selama ini. Semoga yang menjadi impian para petani selama ini dapat terwujud sesuai dengan keinginan," tutup Jumikan berharap. (RB)

Selasa, 30 April 2019

Bangun Berbagai Infrastruktur Sesuai Usulan Warga, Kampung Bina Bumi Kian Maju dan Berkembang

Bangunan Gapura Batas Kampung. foto /Ist
Bertujuan menjadi Kampung yang maju dan terus berkembang, Pemerintah Kampung Bina Bumi, Kecamatan Meraksa Aji, Kabupaten Tulang Bawang fokus bangun infrastruktur sesuai dengan usulan masyarakat.

Hal tersebut terbukti dari pembangunan beberapa fisik kegiatan yang bersumber dari dana desa maupun alokasi dana desa pada tahun 2018 lalu.

Bangunan Sumur Bor. Foto Ist
Beberapa fisik bangunan yang telah terealisasi pada tahun anggaran 2018 yaitu,  pembangunan jalan Onderlagh dengan volume kegiatan panjang 666 Meter, lebar 3 meter, Gapura Batas Kampung, Jembatan Ukuran 5 X 4, dan sumur Bor 2 Titik.

Kepala Kampung Bina Bumi, Sudarjo mengatakan sangat terbantu dengan adanya kucuran dana yang di salurkan baik dari pemerintah pusat maupun daerah dengan tujuan meningkatkan taraf kehidupan baik dari sektor pembangunan maupun pemberdayaan.

Bangunan Jembatan Ukuran 5X4. Foto Ist
"dengan adanya kucuran dana ini saya mewakili masyarakat Bina Bumi mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat maupun daerah, sebab sangat membantu demi kemajuan dikampung ini, tentu sistem penerapannyapun telah semaksimal mungkin kita laksanakan sesuai dengan juknis yang ada. supaya bangunan fisik yang ada dapat bertahan dan terjamin kualitasnya," ucap Sudarjo saat di temui di ruang kerjanya, Selasa (30/4/19).)

Lebih jauh ia menambahkan, segala bentuk penerapan beberapa bidang, baik fisik maupun non fisik yang telah terealisasi pada tahun anggaran 2018 merupakan wujud kerjasama antara perangkat kampung dengan masyarakat yang di susun melalui perencanaan berdasarkan musyawarah kampung.

Bangunan Jalan Onderlagh. Foti, Ist
"alhamduliah antusias masyarakat untuk mendukung kemajuan kampung Bina Bumi sangat baik, dan hal itu tentu menjadi motivasi dan pemicu semangat kami untuk terus gencar membangun berbagai fasilitas umum yang bermanfaat bagi para warga," imbuhnya.

Terpisah, Buhari masyarakat setempat merasa senang dengan adanya berbagai kemajuan dan pembangunan yang telah ada, karena telah sesuai dengan keinginan masyarakat.

"terimakasih atas respon perangkat Kampung Bina Bumi yang telah mengutamakan aspirasi kami selaku warga di kampung ini, semoga dengan adanya beberapa bangunan fisik yang telah ada akan bermanfaat dan membantu bagi masyarakat dalam menjalani aktiiftas sehari-hari," tutup nya. (Red)

Sabtu, 12 Januari 2019

Manfaatkan DD, ADD Kampung Sukarame Kian Maju dan Berkembang

Tulang Bawang - Memanfaatkan Dana Desa (DD) 2018, Kampung Sukarame Kecamatan Meraksa Aji Kabupaten Tulangbawang makin maju dan berkembang di bidang infrastruktur. Dengan Dana Desa yang merupakan bantuan Pemerintah Pusat, Kampung Sukarame membangun berbagai infrastruktur usulan masyarakat.

Kepala Kampung Sukarame, Sujito menerangkan, sebagai upaya pemerataan pembangunan Kampung Sukarame menggunakan Dana Desa untuk membangun lima jenis pembangunan infrastruktur fisik. Seperti Tugu perbatasan Kampung, tembok penahan tanah (TPT), sumur bor beserta MCK, kolam ikan, gorong-gorong plat beton

"pembangunan sejumlah infrastruktur dengan memanfaat kan DD semuanya demi kenyamanan masyarakat. Supaya dapat memberikan kemudahan dalam melakukan aktifitas sehari-hari.  Seperti pembangunan gorong-gorong, kolam ikan, tentunya untuk mempermudah dan memberikan peluang usaha kepada masyarakat," ucap sujito.

Selama menjadi Kepala Kampung, lanjutnya, ia terus berupaya memaksimalkan penggunaan DD untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat. Dengan tujuan akhir, Kampung sukarame terus maju dan berkembang sehingga berimbas pada meningkatnya taraf hidup masyarakat sekitar.

“Kami memanfaatkan program DD sebaik-baiknya. Agar kelak pembangunan itu bermanfaat bagi masyarakat. Seperti sektor perikanan, pengairan, dan akses jalan yang mudah untuk dilewati masyarakat dengan lebih baik,” jelasnya.

Terpisah, ardi selaku masyarakat setempat mengapresiasi kinerja dan kepemimpinan sujito selaku Kepala Kampung Sukarame.

“Menurut saya Kakam sujito telah sukses membangun berbagai fasilitas umum di kampung ini. Kami sangat merasakan kemajuan pembangunan di desa ini. Juga memberikan kemudahan dalam melaksanakan aktifitas kami sehari-hari,”tutupnya. (Buhari)

Berikut 5 Pebangunan Kampung Sukarame Menggunakan DD :

Gorong – gorong sebanyak 2 unit dengan Pagu Anggaran Rp. 21.567.700
Tembok Penahan Tanah (TPT)  sepanjang 97 meter dengan pagu Rp. 75.504.000
Sumur Bor + MCK sebanyak 1 unit dengan anggaran Rp. 36.408.900
Tugu perbatasan kampung sebanyak 1 unit Rp. 62.847.600
Pembuatan Kolam ikan Rp. 54.343.000 (pewarta)

Tuntut Keadilan, Sejumlah Awak Media Surati DPRD Tuba

TubaPost, Tulang Bawang - Buntut kekecewaan sejumlah awak media yang bekerja sama dengan Diskominfo akhirnya melayangkan surat yang ditunjuk...