Minggu, 21 Juli 2019

Berikut Total Pendapatan Tiyuh Mekar Sari Jaya Lambu Kibang Tubaba

Banner APBtiyuh yang terpasang di depan Balai Tiyuh Mekar Sari Jaya, Foto Doc. Tubapost
Tulangbawang Barat, tubapost.com -- Pemerintah Tiyuh Mekar Sari Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulangbawang Barat melalui total Anggaran pendapatan melalui Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) dan pendapatan lainnya optimis bangun infrastruktur maupun bidang lainnya demi memajukan Tiyuh menjadi lebih maju dan berkembang, Minggu (21/7/19).

Adapaun total anggaran yang di dapat pada tahun ini Rp.1.337.838.996 yang terdirri dari beberapa pendapatan meliputi.
  • A. Pendapatan Asli Tiyuh (PAT) Rp. 6.000.000
  • B. Dana Desa (DD) Rp. 838.270.000
  • C. Alokasi Dana Desa (ADD) Rp. 476.062.425
  • D. Bagi hasil pajak dan retribusi daerah Rp.           9.922.712
  • E. Pendapatan lain - lain Rp. 350.000
  • F. Silpa tahun 2018 Rp. 7.233.859

Dari total anggaran pendapatan tersebut yang akan di alokasikan ke belanja tiyuh sesuai dengan yang tertera di banner APBtiyuh 2019 yaitu
  • A. Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Tiyuh Rp. 605.666.321
  • B. Bidang Pembangunan Tiyuh Rp. 452.214.250
  • C. Bidang Pembinaan Kemsyarakatan Rp. 177.733.000
  • D. Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rp. 40.000.000
  • E. Bidang Penanggulangan Bencana Dan Keadaab Darurat Rp. 62.225.425
Kepala Tiyuh Mekar Sari Jaya, Made Suryaman mengatakan. Dari total pendapatan yang akan dialokasikan ke bidang pembangunan tiyuh maupun bidang lainnya tentu semuanya sesuai dengan usulan dan keinginan masyarakt melalui rapat musyawarah bersama beberapa waktu lalu.

"semaksimal mungkin akan kita kerjakan sebagai mana mestinya sesuai dengan aturan yang berlaku, semoga semuanya dapat bermanfaat bagiasyarakat semua," ucap Made suryaman.

Lebih jauh, dirinya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat maupun daerah dengan adanya bantuan dana desa maupun alokasi desa yang telah membantu bagi perkembangan dan kemajuan baik dari sektor pembangunan maupun sektor lainnya.

"mewakili seluruh masyarakat Mekar Sari Jaya, saya mengucapkan terimakasih atas berbagai bantuan yang telah diberikan. Semoga kedepannya program seperti ini berkelanjutan demi terciptanta tiyuh yang maju dan kian berkembang," tutup Made. (Red/Rachmad)

Sabtu, 20 Juli 2019

Wujud Realisasi Dana Desa, Kampung Sidodadi Bangun Jamban Sebanyak 73 Titik

Tulangbawang, Tubapost.com -- Program Sanitasi Pembuatan Jamban merupakan salah satu wujud ralisasi penyerapan Dana Desa tahun anggaran 2019 di kampung Sidodadi Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulang Bawang, Sabtu (20/7/19).
Selain bentuk penyerapan dana desa, program ini juga sebagai wujud aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat yang menginginkan sarana jamban yang memadai dengan tujuan demi meningkatnya kebersihan dan kesehatan para warga kampung setempat.

Kepala Kampung Sidodadi, Suparjan Supeno mengatakan program ini diberikan kepada Masyarakat sebanyak 73 titik . 

"saya berharap masyarakat kampung Sidodadi tidak ada lagi yg menggunakan Jamban Cemplung, sehingga dapat tercipta hidup sehat dengan Lingkungan yang bersih," ucap Suparjan

Selain itu Program Bantuan kepada Masyarakat ini juga ditunjang dengan swadaya masyarakat yang mendapat bantuan program tersebut dan membudayakan sistem Gotong Royong.

Disisi lain, salah satu warga setempat, Mugiono mengucapkan rasa terimakasih sekaligus mengapresiasi atas kinerja pemerintahan kampung Sidodadi yang terus mengutamakan keinginan masyarakat sehingga terciptanya pembangunan yang sesuai dengan usulan para warga.

"terimakasih saya ucapkan kepada pemerintahan kampung Sidodadi dalam cara penggelolaan yang sangat terbuka terhadap warga, semoga dengan adanya bernagai fasilitas umum dapat membantu bagi para warga di kampung kami," ucap mugiono. (Roby)

Wujud Realisasi Dana Desa, Kampung Sidodadi Bangun Jamban Sebanyak 73 Titik

Wujud Realisasi Dana Desa, Kampung Sidodadi Bangun Jamban Sebanyak 73 Titik
Tulangbawang, kejarfakta.co -- Program Sanitasi Pembuatan Jamban merupakan salah satu wujud ralisasi penyerapan Dana Desa tahun anggaran 2019 di kampung Sidodadi Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulang Bawang, Sabtu (20/7/19).
Selain bentuk penyerapan dana desa, program ini juga sebagai wujud aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat yang menginginkan sarana jamban yang memadai dengan tujuan demi meningkatnya kebersihan dan kesehatan para warga kampung setempat.

Kepala Kampung Sidodadi, Suparjan Supeno mengatakan program ini diberikan kepada Masyarakat sebanyak 73 titik.

"saya berharap masyarakat kampung Sidodadi tidak ada lagi yg menggunakan Jamban Cemplung, sehingga dapat tercipta hidup sehat dengan Lingkungan yang bersih," ucap Suparjan

Selain itu Program Bantuan kepada Masyarakat ini juga ditunjang dengan swadaya masyarakat yang mendapat bantuan program tersebut dan membudayakan sistem Gotong Royong.

Disisi lain, salah satu warga setempat, Mugiono mengucapkan rasa terimakasih sekaligus mengapresiasi atas kinerja pemerintahan kampung Sidodadi yang terus mengutamakan keinginan masyarakat sehingga terciptanya pembangunan yang sesuai dengan usulan para warga.


"terimakasih saya ucapkan kepada pemerintahan kampung Sidodadi dalam cara penggelolaan yang sangat terbuka terhadap warga, semoga dengan adanya bernagai fasilitas umum dapat membantu bagi para warga di kampung kami," ucap mugiono. (Roby/Adv)

Kamis, 18 Juli 2019

Manfaatkan DD Dan ADD Tiyuh Tri Tunggal Jaya Bangun Berbagai Infrastruktur


Selasa, 09 Juli 2019

Masyarakat Desa Sungai Buaya Dambakan Pembangunan Berbagai Fasilitas, Ini Yang di Sampaikan Kepala Desa M. Alia Muis



Kepala Desa Sungai Buaya M. Alia Muis foto. Doc. Tubapost

Mesuji, tubapost.com -- Harapan terwujudnya desa yang semakin maju dan berkembang serta memiliki berbagai sarana fasilitas umum  tentu menjadi suatu impian bagi masyarakat pada umumnya, seperti halnya dengan masyarakat Desa Sungai Buaya  yang mendambakan di bangunya berbagai sarana fasilitas umum bahkan sebagai icon di wilayah tersebut, Senin (8/7/19).

Hal sedemikian di Sampaikan langsung oleh Kepala Desa Sungai Buaya, Kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji M. Alia Muis yang berencana akan membangun Taman syorga (sarana olahraga. red) di desa setempat.

Dengan mamanfaatkan lokasi lahan sebanyak dua hektare. bersama pihak nya dirinya optimis membangun berbagai fasilitas untuk masyarakat Rawa Jitu Utara khusus nya bagi warga setempat.

Kondisi Masjid yang dibutuhkan bantuan dari pemerintah untuk proses perenovasian
"kedepan kita rencanakan membangun taman syorga (taman sarana olahraga) hal tersebut tentu sebagai upaya untuk memenuhi keinginan masyarakat sekaligus sebagai salah satu cara untuk mendongkrak perekonomian bagi warga di desa ini," ucap M. Alia Muis

Lebih jauh, dirinya mengharapkan dukungan serta bantuan baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah kabupaten Mesuji demi terwujudnya program tersebut sesuai dengan harapan masyarakat.

"kepada pemerintah pusat maupun daerah kabupaten mesuji kami sangat mengharapkan suport serta bantuan untuk mendukung beberapa fasilitas yang kita rencanakan demi perkembangan desa serta mendukung para pemuda yang gemar olahraga sekaligus sebagai taman rekreasi bagi para warga," harapnya.

"sebagai pintu gerbang rawa jitu utara kami juga sangat mengharapkan pemerintah memberikan bantuan untuk perenovasian sarana ibadah (masjid. Red) yang sudah ada namun dalam kondisi seadanya, selain itu  masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani juga mengharapkan akses jalan yang memadai guna memberikan kemudahan untuk proses transportasi saat musim panen tiba," tutup nya. (*)

Senin, 08 Juli 2019

Gapoktan Sumber Tani Harapkan Bantuan Jalan Usaha Tani

Ketua Gapoktan Budi Saptanto (kiri), Bendahara Gapoktan Sumber Tani, Jumika (bertopi) saat foto bersama di depan lokasi persawahan. Foto Doc. Istimewa

Mesuji, tubapost.com -- Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Sumber Tani Desa Sumber Makmur, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji harapkan bantuan Jalan Usaha Tani (JUT).

Pasalnya, selama ini para petani di desa setempat mengalami kesulitan jika saat musim panen terlebih pada saat musim hujan tiba.

"sejauh ini jika musim panen tiba kami cukup kesulitan untuk mengangkut hasil panen, terpaksa kami memilih jasa ojek yang membutuhkan biaya yang cukup merogoh kocek. terlebih jika musim hujan turun jalanan sangat susah untuk dilalui otomatis biayapun menjadi lebih mahal," keluh seorang petani saat ditemui dilokasi persawahan.

Sementara Ketua Gapoktan Sumber Tani Budi Saptanto, berharap adanya bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah melalui dinas terkait di kabupaten Mesuji untuk di bangunnya akses jalan yang memadai melalui bantuan berupa jalan usaha tani.

"dengan penuh harapan, kami berharap adanya bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah untuk program jalan usaha tani. Tentunya dengan kondisi jalan yang memadai sangat membantu  para petani baik dari mobilisasi maupun perekonomian," ungkap Budi saat diwawancara awak media, Minggu (7/7/19).

Lebih jauh Budi mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan berkordinasi dengan dinas pertanian Mesuji guna terwujudnya keinginan para petani di desanya.

"akan segera kita ajukan permohonan tentang bantuan tersebut, semoga apa yang menjadi impian masyarakat dapat terwujud sebab mayoritas berprofesi sebagai petani," imbuhnya.

Harapan senada juga di sampaikan oleh Bendahara Gapoktan Sumber Tani Jumikan, tentang adanya bantuan program tersebut yang menjadi dambaan bagi para petani.

"mewakili seluruh para petani yang ada di desa ini kami sangat berharap adanya bantuan itu, sekaligus kami ucapkan terimkasih atas segala fasilitas yang telah diberikan pemerintah terhadap kami selama ini. Semoga yang menjadi impian para petani selama ini dapat terwujud sesuai dengan keinginan," tutup Jumikan berharap. (RB)

Tuntut Keadilan, Sejumlah Awak Media Surati DPRD Tuba

TubaPost, Tulang Bawang - Buntut kekecewaan sejumlah awak media yang bekerja sama dengan Diskominfo akhirnya melayangkan surat yang ditunjuk...